Hammett juga mengungkapkan bahwa album ini akan memiliki vokal. “Akan ada vokal karena lagu-lagu yang saya tulis kali ini memang terasa menuntut adanya vokal,” ujarnya.
“Soal siapa yang akan mengisi vokalnya, saya belum tahu. Saya harap bukan saya, karena saya sudah terlalu banyak melakukan hal di atas panggung,” imbuhnya.
Hammett juga mengungkapkan bahwa ia memiliki sebuah komposisi instrumental berjudul ‘The Mysterion’, yang menurutnya terdengar seperti musik dari 2000 tahun lalu.
“Lagu ini terinspirasi dari berbagai bacaan saya tentang teks-teks kuno Yunani. Menariknya, jika saya tidak mulai membaca teks-teks kuno tersebut, saya mungkin tidak akan pernah menciptakan lagu instrumental ini,” jelasnya.
Telah Menulis Riff Baru untuk Album Metallica
Dalam kesempatan yang sama, Hammett juga menyebut bahwa ia telah menulis 767 riff baru untuk album Metallica berikutnya. Namun, ia menambahkan bahwa band tersebut kemungkinan belum akan mulai menggarap album tersebut “setidaknya selama satu tahun ke depan.”
Saat ini, Metallica tengah menjalani tur dunia bertajuk ‘M72 World Tour’ yang dimulai pada April 2023 dan akan dilanjutkan pada April mendatang di Syracuse, New York. Tur ini dijadwalkan berakhir pada 19 November di Auckland, Selandia Baru.
Konsep Album Baru Metallica
Mengenai konsep album baru Metallica, Hammett menyebut masih terbuka kemungkinan mereka kembali ke gaya musik era 1990-an. “Siapa tahu? Mungkin saja kami akan berkata, ‘Oke, ayo kita kembali ke era 90-an lagi.’ Itu bukan ide yang buruk! Kami memang belum membahas ini bersama, tetapi menariknya, ketika album Load dan Reload dirilis, ada banyak kritik. Namun kini, saya sering bertemu penggemar yang justru menyukai era tersebut,” ungkapnya.
Di sisi lain, Metallica juga mengumumkan proyek film konser VR baru yang mereka garap bersama Apple Vision Pro. Selain itu, mereka turut masuk dalam daftar penampil untuk konser perpisahan terakhir Black Sabbath yang akan digelar di Villa Park, Birmingham, pada Juli mendatang.